TEFS
CryptoMarketWiki

Laporan Keuangan Home Depot Menyorot Sektor Ritel 18/08/2026

4 min baca

Laporan Keuangan Home Depot Menyorot Sektor Ritel 18/08/2026

Ringkasan Pasar

Saham-saham AS ditutup melemah pada hari Senin karena kenaikan harga minyak dan kembali menguatnya ketegangan di Timur Tengah menekan selera risiko investor.

Indeks S&P 500 turun 0,5% ke 7.745,06, sementara Nasdaq Composite melemah 0,3% ke 26.644,91. Dow Jones Industrial Average kehilangan 273 poin, atau 0,5%, dan ditutup di 53.459,78.

Pasar energi bergerak naik tajam saat ketidakpastian seputar konflik AS-Iran kembali menjadi fokus. Minyak West Texas Intermediate naik 2,6% ke 84,50 dolar per barel, sementara Brent menguat 2,7% ke 90,87 dolar. Pergerakan ini juga mendorong yield obligasi Treasury 30 tahun ke level tertinggi sejak Juni 2007, menambah tekanan pada pasar saham.

Micron Technology (MU) menjadi salah satu yang paling menonjol dengan kenaikan 4% setelah Menteri Perdagangan Howard Lutnick menyatakan pemerintahan Trump tidak mendukung Apple (AAPL) memasok chip memori dari China.

Kontrak berjangka saham AS bergerak melemah pada awal hari Selasa karena harga minyak melanjutkan kenaikan setelah berakhirnya gencatan senjata AS-Iran. Negosiasi antara kedua pihak menemui jalan buntu, sementara Presiden Donald Trump memperingatkan Oman bisa menghadapi aksi militer jika menghalangi tujuan AS di kawasan tersebut.

Perhatian kini beralih ke harga impor dan ekspor bulan Juli, data pembangunan rumah baru, serta penjualan rumah tertunda untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai inflasi dan pasar perumahan. Home Depot (HD) juga dijadwalkan melaporkan kinerja kuartal kedua sebelum pasar dibuka.

Volatilitas Menyentuh Level Terendah 2026 Saat Risiko Menumpuk

Indikator ketakutan Wall Street telah jatuh ke level terendah tahun ini, namun para strategis memperingatkan bahwa ketenangan ini bisa menutupi risiko yang terus bertumbuh di bawah permukaan.

Cboe Volatility Index (VIX) menyentuh 14,2 pada hari Jumat saat S&P 500 tetap berada dekat rekor tertinggi, mencerminkan kuatnya kepercayaan investor setelah berpekan-pekan kenaikan dan data inflasi yang lebih lunak. Namun, para analis menilai volatilitas yang begitu rendah bisa menandakan sikap terlalu tenang justru saat pasar memasuki periode yang secara historis lebih bergejolak, dari pertengahan Agustus hingga Oktober.

Ketidakpastian geopolitik masih tinggi, dengan konflik AS-Iran dan kebuntuan di Selat Hormuz yang belum terselesaikan. Pada saat yang sama, yield obligasi Treasury bertenor panjang tetap berada dekat puncak siklus meski data ekonomi melemah, yang menunjukkan investor obligasi masih mengkhawatirkan inflasi dan arah kebijakan moneter.

Para strategis juga mencermati tanda-tanda tekanan pada konsumen AS setelah penjualan ritel bulan Juli turun di luar perkiraan. Dikombinasikan dengan arus masuk dana ke saham yang terus berlanjut dan rendahnya permintaan atas perlindungan, kondisi ini bisa membuat pasar rentan jika muncul kejutan baru dari sisi geopolitik, inflasi, atau pertumbuhan.

Pesan dari Wall Street bukanlah bahwa koreksi akan segera terjadi, melainkan bahwa pasar yang luar biasa tenang di dekat rekor tertinggi mungkin belum sepenuhnya memperhitungkan risiko yang masih menumpuk di belakang layar.

Saham yang Bergerak

  • Alibaba (BABA): Saham naik hampir 1% setelah Reuters melaporkan perusahaan sedang bersiap menjual unit bisnis Lingxi Games kepada firma ekuitas swasta Trustar Capital dalam kesepakatan bernilai lebih dari 2 miliar dolar.
  • Saham Chip Memori (SNDK, WDC, MU, STX): Saham bergerak naik setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyatakan pemerintahan Trump menentang Apple (AAPL) memasok chip memori dari China. Sandisk melonjak 10%, Micron naik 6%, Western Digital menambah 5%, dan Seagate naik 2%.
  • Intel (INTC): Saham menguat hampir 4% setelah CEO Lip-Bu Tan mengungkapkan pembelian lebih dari 105.000 saham pada harga 95 dolar per lembar, menurut dokumen yang diajukan ke SEC.
  • SoFi Technologies (SOFI): Saham naik tipis setelah Piper Sandler memulai cakupan analisisnya dengan peringkat overweight, dengan alasan valuasi yang menarik dan portofolio produk perusahaan yang terus berkembang.
  • Okta (OKTA): Saham melepaskan kenaikan awalnya meski Wells Fargo menaikkan peringkat menjadi overweight dari equal weight. Bank tersebut menyebut keamanan identitas menjadi prioritas belanja yang lebih tinggi bagi perusahaan, yang dapat menopang permintaan atas produk Okta.

Daftar pantauan: SOFI, HD, WDC, MU, AAPL, INTC, BABA, BIDU, VNET, OKTA, SNDK

Agenda Ekonomi Penting Hari Ini

Data Ekonomi (EST)

  • 08:30 AM — Izin bangunan dan pembangunan rumah baru AS (USD Building Permits, Housing Starts)
  • 08:30 AM — Harga impor AS (USD Import Prices)
  • 09:15 AM — Produksi industri AS (USD Industrial Production)
  • 10:00 AM — Penjualan rumah tertunda AS (USD Pending Home Sales)

Laporan Keuangan

Sebelum Pasar Dibuka: Home Depot (HD), VNET Group (VNET), Baidu Inc., Ames Sports (AS), Klarna Group (KLAR)

Setelah Pasar Ditutup: Keysight Technologies (KEYS), Toll Brothers (TOL)

Bagikan

Berlangganan

Selangkah Lebih Maju di Pasar

Dapatkan wawasan perdagangan, pembaruan platform, dan analisis pasar langsung ke kotak masuk Anda.