Sektor Konsumen Jadi Sorotan Saat Coca-Cola Melaporkan Kinerjanya 28/04/2026

Berita hangat hari ini
Rangkuman pasar:
- Saham AS sedikit menguat pada hari Senin, dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatatkan rekor intraday dan penutupan baru, meskipun pembicaraan AS-Iran yang terhenti membatasi kenaikannya. S&P 500 naik 0,12%, sementara Nasdaq bertambah 0,20%. Dow Jones Industrial Average turun 62,92 poin, atau 0,13%. Sentimen tertekan setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana mengirim Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk pembicaraan gencatan senjata, dengan mengatakan negosiasi bisa dilakukan melalui telepon. Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan tidak ada pertemuan dengan Washington yang direncanakan saat ini.
- Meski begitu, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump dan tim keamanan nasionalnya telah membahas tawaran Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz jika perang berakhir dan AS mencabut blokadenya. Perkembangan ini terjadi selama pekan pelaporan laba yang penting, dengan Alphabet, Amazon, Meta, dan Microsoft dijadwalkan pada hari Rabu, diikuti oleh Apple pada hari Kamis. Federal Reserve juga akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada hari Rabu, yang bisa jadi merupakan pertemuan terakhir Jerome Powell sebagai ketua. UPS, General Motors, Coca-Cola, Hilton, JetBlue, dan Corning termasuk di antara perusahaan yang melaporkan hasil pada hari Selasa, sementara para pedagang juga akan memantau data kepercayaan konsumen bulan April.
Investor Ritel Menjadi Lebih Berhati-hati Sebelum Laporan Laba Perusahaan Teknologi Besar
- Investor ritel memasuki pekan pelaporan laba besar dari perusahaan teknologi utama dengan sikap yang lebih berhati-hati, meski Microsoft, Meta, Alphabet, Amazon, dan Apple bersiap melaporkan hasil yang dapat mengarahkan pasar yang lebih luas. Investor individu tercatat kurang aktif sejak dimulainya perang Iran, dengan porsi mereka dari total volume perdagangan turun menjadi 7,5% dari 15% pada bulan Oktober, menurut Citi. Aktivitas ritel pada saham Magnificent Seven juga mendingin, hanya menyumbang 11% dari total volume perdagangan pekan lalu. Perlambatan ini terlihat sangat jelas pada Meta, di mana porsi perdagangan ritel turun menjadi 5,7%, level terendah dalam empat tahun dan jauh di bawah puncaknya pada tahun 2022.
- Citi mengatakan penurunan ini tampaknya mencerminkan penurunan partisipasi ritel yang lebih luas, bukan berkurangnya minat khusus terhadap perusahaan teknologi besar. Posisi opsi juga menunjukkan pola pikir yang lebih defensif. Investor ritel telah membeli lebih banyak perlindungan terhadap penurunan, dengan aktivitas put mengungguli call untuk sebagian besar tahun 2026, sementara aktivitas juga bergeser lebih ke sektor defensif seiring volatilitas dan risiko geopolitik yang membuat investor tetap berhati-hati. Hal ini membuat laporan laba Magnificent Seven pekan ini menjadi ujian penting: hasil yang kuat dapat mendukung pasar yang lebih luas, tetapi masih belum jelas apakah itu cukup untuk membawa kembali investor ritel secara besar-besaran.
Saham yang bergerak:
- Bed Bath & Beyond (BBBY): melonjak 31% setelah pendapatan kuartal pertama melampaui estimasi dan kerugian yang disesuaikan lebih kecil dari perkiraan.
- Rambus (RMBS): turun 10% karena margin operasi yang disesuaikan menurun dari tahun sebelumnya, meskipun laba meningkat.
- Sanmina (SANM): melonjak 15% setelah mengeluarkan panduan laba kuartal ketiga yang lebih kuat dari perkiraan dan menyetujui pembelian kembali saham hingga $600 juta.
- Cadence Design Systems (CDNS): turun 1% setelah menurunkan prospek laba untuk tahun penuh, meskipun melampaui estimasi laba dan pendapatan kuartal pertama.
- Nucor (NUE): naik hampir 4% setelah laba dan pendapatan kuartal pertama melampaui ekspektasi analis.
Daftar pantau: KO, NWS, RMBS, NUE, CDNS, MU, SNDK, AMD, VTR
Peristiwa ekonomi penting hari ini: waktu EST 08:15: USD Perubahan Ketenagakerjaan Mingguan ADP 10:00: USD Kepercayaan Konsumen 10:00: USD Indeks Manufaktur Richmond Laporan Laba Sebelum Pasar Dibuka: Coca-Cola (KO), Novartis (NVS), Corning Inc. (GLW), BP P.l.c. (BP) Setelah Pasar Tutup: Visa Inc. (V), Welltower Inc. (WELL), Booking Holdings (BKNG), Seagate Tech. (STX) Tim Analis TEFS mengucapkan semoga harimu sukses!



